Ini Penjelasan KPK Soal Temuan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dalam Pnggeledahan di Rumah Djan Faridz

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 25 Januari 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Djan Faridz adalah mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). (Dok. komdigi.go.id)

Djan Faridz adalah mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). (Dok. komdigi.go.id)

TOPIKINDONESIA.COM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dalam penggeledahan di rumah Djan Faridz.

Djan Faridz adalah pengusaha dan mantan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masa pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Adapun rumah Djan Faridz. yang berlokasi di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat.

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/1/2025).

“Informasi yang kami dapatkan dari penyidik, ditemukan dan disita dokumen serta barang bukti elektronik,” kata Tessa Mahardhika.

Untuk diketahui, dalam penggeledahan tersebut penyidik membawa tiga koper dari rumah Djan Faridz.

Menurut informasi yang didapat di lapangan, KPK mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 20.00 WIB, dengan menggunakan delapan mobil SUV berwarna hitam.

Penyidik KPK keluar dari rumah Djan Faridz pada pukul Kamis (23/1) 01.05 WIB dini hari dengan membawa dua koper berukuran sedang dan satu koper berukuran kecil.

Selain itu para penyidik juga membawa barang bukti lain berupa satu kardus dan satu tas jinjing (totebag).

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Tessa Mahardhika mengatakan dirinya belum menerima laporan dari tim penyidik KPK.

Terkait dengan jenis barang bukti elektronik yang disita penyidik dalam penggeledahan terkait pencarian buronan KPK, Harun Masiku

“Pasti akan ditanya barang bukti elektronik itu apa? Sampai dengan saat ini belum ada informasi tambahan.”

“Apakah bentuknya, hardisk, laptop, ponsel, itu belum terkonfirmasi penyidik kepada saya,” ujarnya.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Bisnisidn.com dan Koperasipost.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Persda.com dan Jazirahnews.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

 

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Fadlul Imansyah: Dana Haji Aman dan Siap untuk Penyelenggaraan 2026
NasDem Usulkan Investigasi Independen Atas Gelombang Demo Diduga Makar
Jelang HUT RI, Fenomena Bendera One Piece Picu Refleksi Nasionalisme Baru
Gemuruh Pesta Rakyat Tutup FORNAS VIII NTB di Selaparang Malam Ini
Prabowo dan Anwar Sepakat ASEAN Harus Jadi Kekuatan Damai di Tengah Gejolak Kawasan
Aset Fantastis Wapres Muda Ini Buat Publik Terheran-heran
Dugaan Penyalahgunaan Surat Kementerian UMKM Disorot, KPK Lakukan Penyelidikan
Kasus EDC BRI: Kerugian Rp700 Miliar Bayangi Proyek Teknologi Keuangan

Berita Terkait

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:11 WIB

Fadlul Imansyah: Dana Haji Aman dan Siap untuk Penyelenggaraan 2026

Rabu, 3 September 2025 - 09:17 WIB

NasDem Usulkan Investigasi Independen Atas Gelombang Demo Diduga Makar

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:08 WIB

Jelang HUT RI, Fenomena Bendera One Piece Picu Refleksi Nasionalisme Baru

Kamis, 31 Juli 2025 - 09:34 WIB

Gemuruh Pesta Rakyat Tutup FORNAS VIII NTB di Selaparang Malam Ini

Rabu, 30 Juli 2025 - 09:23 WIB

Prabowo dan Anwar Sepakat ASEAN Harus Jadi Kekuatan Damai di Tengah Gejolak Kawasan

Berita Terbaru